Fakta Menarik yang Terjadi pada Piala Menpora 2021

Pembukaan Piala Menpora 2021 Bakal Digelar Sederhana

Piala Menpora memang sudah berakhir pada bulan April 2021 lalu. Bisa dikatakan kompetisi pra musim tersebut sebagai salah satu momen kembalinya sepak bola Indonesia setelah berhenti akibat pandemi Covid-19.

Meskipun hanya berjalan sebentar, namun cukup banyak fakta menarik yang tersaji ketika Piala Menpora 2021 ini berlangsung. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

Kemenangan sempurna Persija Jakarta

Tentunya semua fans sepak bola sudah tahu bahwa partai final Piala Menpora mempertemukan dua musuh bebuyutan yang sangat panas, yakni Persija Jakarta dan Persib Bandung. Di final, Persija berhasil mengalahkan Persib dengan skor agregat 4-1.

Hal yang menjadi istimewa bagi Persija adalah mereka berhasil mengalahkan Persib melalui dua leg sekaligus. Pada Leg pertama, Persija menang dengan skor 2-0 atas Persib dan pada leg kedua, kembali menang dengan skor 2-1.

Berbagai penghargaan dengan jumlah cukup besar

Setelah final di Piala menpora selesai, diumumkan juga berbagai penghargaan dan juga hadiah yang bisa dikatakan cukup menggiurkan. Persija sebagai juara mendapatkan trofi dengan hadiah Rp 2 Miliar, Persib sebagai Runner Up mendapatkan Rp 1 Miliar, PSS Sleman berada di peringkat 3 mendapatkan Rp 750 Juta, dan PSM Makasar sebagai peringkat 4 mendapatkan Rp 500 Juta.

Pemain terbaik jatuh pada Marc Klok (Persija Jakarta), Top Skor diraih  Ahsanur Rijal Torres (Persiraja Banda Aceh), dan pemain muda terbaik jatuh ke Pratama Arhan (PSIS Semarang). Tambahan lagi ada wasit terbaik yang jatuh ke Agus Fauzan Arifin yang sudah menjadi wasit selama 5 tahun di sepak bola Indonesia.

Tim-Tim yang Full pemain lokal

Pada Piala Menpora 2021 lalu, ada hal unik yang tercipta dan salah satunya adalah tim-tim yang mengandalkan pemain lokal 100%. Tim tersebut antara lain Persebaya Surabaya, PSM Makasar, dan PSIS Semarang.

Walaupun tanpa pemain asing, ketiga tim tersebut memberikan prestasi yang baik karena bisa lolos ke perempat final, bahkan hingga semifinal.Untuk tim seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, dan PSS Sleman memiliki skuad yang merata antara pemain lokal, asing dan juga naturalisasi.

Terdapat pemain muda yang mencuri perhatian

Di dalam ajang Piala Menpora juga memberikan panggung yang cukup luas pada pemain-pemain muda dari setiap klub. Hal ini memang tidak terlepas dari dampak pandemi Covid19 sehingga setiap tim memanfaatkan pemain muda yang ada di tim tersebut.

Pada PSS Sleman, terdapat nama penyerang Saddam Gaffar yang bermain bagus dan saat ini diincar banyak klub. Begitu juga dengan pemain muda lain seperti Ahsanur Rijal (Persiraja), Braid Fatari dan taufik Hidayat (Persija), Bayu M. Fiqri dan Beckham Putra (Persib), Pratama Arhan (PSIS) sampai Hilmansyah (PSM) yang bisa dikatakan Rising Star di Piala Menpora 2021.

Rata-rata 3 gol dalam satu pertandingan

Bisa dikatakan total gol yang dikemas seluruh tim adalah 30 gol dalam 10 pertandingan yang artinya ada tiga gol yang tercipta dalam satu pertandingan di Piala Menpora 2021. Hal itu juga menunjukan bahwa Piala Menpora 2021 memberikan intensitas tinggi pada setiap tim untuk bisa menang.

Untuk pertandingan dengan skor terbanyak terjadi saat PSIS Semarang ditahan imbang Barito Putera dengan skor 3-3.  Bahkan yang lebih menarik lagi, PSIS sempat unggul terlebih dahulu dengan skor 3-0 sebelum Barito Putera secara heroik dapat menyamakan kedudukan hingga akhir.

Empat kartu merah selama Piala Menpora

Hal menarik lainnya adalah secara total wasit mengeluarkan tempat kartu merah sepanjang Piala Menpora 2021 berlangsung. Pemain yang dapat antara lain Siswanto (Borneo Fc), Rizkiridho (Persebaya), Made Andika (Bali United) dan Johan Alfarizi (Arema FC).

Dari ulasan di atas, kita bisa melihat bahwa Piala Menpora 2021 menyajikan berbagai fakta menarik yang ditunggu oleh fans sepak bola dan semoga Liga 1 BRI nanti bisa memberikan keseruan lebih dibandingkan kompetisi ini.

 

Leave a Comment