5 Adab Dalam Membaca Al-Quran Sesuai Anjuran Rasulullah

https://worldquran.com – Kaum muslimin dianjurkan untuk membaca Al-quran baik di sela-sela kegiatan yang kerap dilakukan, maupun setelah melakukan ibadah shalat wajib maupun sunnah. Maka dari itu, kita perlu memperhatikan adab-adab sebelum membaca al-quran, agar lebih khusu dan khidmat dalam membaca firman Allah.

Selain itu anjuran untuk membaca al-quran pun disabdakan oleh rasulullah dalam haditsnya yaitu dalam hadis riwayat at-Tarmidzi No 2829, dari Aisyah ia berkata: 

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Orang yang membaca al-Qur’an dan ia mahir membacanya, maka ia akan bersama golongan orang-orang mulia lagi baik sedangkan orang yang membacanya (Hisyam berkata; dengan susah, sementara Syu’bah mengatakan; dengan berat) maka ia akan mendapat dua pahala.” Abu Isa berkata ; Hadits ini hasan Shahih.”

Adab merupakan tatacara melakukan kegiatan secara baik, sesuai dengan kaidah yang telah ditetapkan agar saat melakukan kegiatan tersebut tertata rapi dan tidak dilakukan secara sembarangan.

Begitu pula dalam membaca al-quran, sebagai umat muslim kita harus mengikuti adab dan kaidah-kaidah yang telah ditentukan saat membaca al-quran dan tidak sembarangan dalam membaca al-quran, hal tersebut merupakan penghormatan diri sebagai seorang muslim terhadap firman Allah tersebut.

Selain dibaca, kita pun harus membaca kemudian memahami arti dari terjemahan Al-quran tersebut, jika kita sebagai seorang muslim tentunya, memposisikan al-quran tersebut adalah sebuah petunjuk kehidupan. Otomatis apapun yang tertulis dalam al-qur’an mengenai hak dan bathil kita wajib faham dan menjalankannya.

Dalam membaca al-quran Nabi Muhammad menerapkan adab-adab berikut, 5 langkah ini perlu anda terapkan saat melakukan membaca firman Allah.

  1. Membaca ayat secara jelas

Membaca ayat al-quran dianjurkan untuk diucapkan secara jelas alias tidak samar, agar melatih artikulasi dari setiap kata atau kalimatnya.

  1. Bisa membaca dengan menggunakan tajwid yang baik

Terkait panjang  pendek huruf serta berapa panjang harkat dari ayat tersebut baiknya kita mengetahui dan belajar dengan guru mengaji jika belum faham tajwid, karena baiknya membaca al-quran disertai dengan tajwid. 

  1. Mengeluarkan suara lantang dan lirih

Rasulullah dalam membaca Al-Quran disebutkan mengeluarkan suara yang lantang selain itu beliau pun terkadang juga mengeluarkan suara lirih.

  1. Berhenti sesudah selesai ayat

Berhubungan dengan tajwid kita pun harus mengerti dimana saat bisa berhenti, berhenti sejenak atau harus membaca terus menerus. 

  1. Dianjurkan membaca dengan suara yang merdu

Dalam membaca Al-Quran tentunya jika sudah mengerti panjang atau pendeknya harokat otomatis kita akan memperbaiki suara bacaan kita. Maka dari itu mengerti tajwid tentunya akan mempengaruhi seberapa merdu suara saat membaca ayat al-quran.

tidak hanya dibaca saja tentunya ayat-ayat al-quran yang mengadung arti dan pedoman hidup tesebut harus diamalkan secara baik dan benar.

Leave a Comment