Perusahaan Baidu Asal China Mulai Meramba ke Metaverse

Raksasa teknologi asal china, Baidu merilis aplikasi Virtual Reality (VR), hal tersebut dinilai jadi salah satu Langkah china meramba kehidupan ruang virtual Metaverse. Langkah Baidu ini telah mengikuti nama-nama besar yang sebelumnya telah pemanasan menyambut era metaverse. Di antaranya Nike, dan Ferari, kedua produsen besar tersebut sudah mulai memproduksi produk virtual.

Baidu, yang dijuluki Google China telah menggelar konfersi dunia maya dari aplikasi barunya Xirang, konfersi tersebut dapat di akses dari smartphone, computer, atau melalui kacamata virtual reality. Hal tersebut dipertontonkan di depan salah satu pendiri dan kepala eksekutif Baidu dan penonton avatar 3D.

Aplikasi VR dari Baidu, Xirang, memungkinkan pengguna untuk membuat karakter digital dan berinteraksi dengan pengguna lainnya di dunia 3D, misalnya kota fiksi. Baidu secara resmi menyebut Xirang memungkinkan 100 ribu pengguna berpartisipasi dalam ruang digital yang sama. Konsep ini merupakan konsep metaverse yang sudah di publikasikan oleh mark Zuckerberg mengubah nama facebook menjadi Meta.

Pengguna Xiring yang hanya dapat di akses di negara China, dapat mengambil bagian dalam aktivitas seperti mengunjungi pameran virtual atau berlatih menyelam di kolam renang digital. Seperti Baidu, raksasa digital lainnya telah membuat terobosan ke metaverse, seperti ByteDance, induk dari Tiktok telah berinvestasi ke beberapa perusahaan yang bergerak di sector tersebut, termasuk pembuat headset realitas virtual pico.

Tencent juga telah memodifikasi video game, mengembangkan platfrom metaversenya sendiri. Metaverse secara umum dapat di artikan sebagai kehidupan virtual yang kini telah dikembangkan oleh sejumlah perusahaan teknologi. Dengan konsep tersebut, seseorang dapat melakukan hal-hal seperti bekerja, hingga bermain secara virtual. Seseorang akan di wakili oleh sebuah avatar, dan di dunia metaverse setiap avatar bisa bertemu dan berinteraksi seperti di dunia nyata.

Perkembangan di duni metaverse sudah tidak bisa di kendalakikan lagi sudah banyak perusahaan-perusahaan besar yang berlomba di teknologi ini, sebagai user kita hanya bisa melihat bagaimana 2 sampai 5 tahun kedepan sebesar apa dunia virtual ini atau biasa di sebut metaverse.

Leave a Comment